Tim Investigasi Klaim Temukan Kendaraan Diduga Mengangkut Solar Bersubsidi, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan
Bitung – Tim investigasi mengaku menemukan sebuah kendaraan jenis Grand Max berwarna hitam tanpa pelat nomor pada Jumat malam sekitar pukul 22.27 WITA. Menurut keterangan tim, kendaraan tersebut membawa sebuah tandon yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.
Tim investigasi menyebut kendaraan itu terlihat melintas dari arah Rumah Sakit Manembo-Nembo menuju kawasan Manembo-Nembo Atas. Mereka menduga kendaraan tersebut menuju sebuah gudang yang disebut-sebut milik seseorang berinisial Y. Namun, hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan belum ada keterangan resmi dari pihak yang bersangkutan maupun aparat kepolisian.
Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum, khususnya Polsek Matuari, segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan aktivitas tersebut apabila memang terdapat indikasi pelanggaran hukum. Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, “Kami berharap aparat segera melakukan pemeriksaan sesuai prosedur hukum agar semua dugaan ini menjadi jelas. Jika tidak ditemukan pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat. Namun apabila ada indikasi pelanggaran, proseslah sesuai hukum yang berlaku.”
Masyarakat juga meminta agar seluruh dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi ditangani secara profesional, transparan, dan tidak pandang bulu, mengingat BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat yang telah dialokasikan pemerintah untuk kelompok yang berhak.
Dalam konteks hukum, penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah dapat dikenai ketentuan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Ketentuan tersebut mengatur sanksi pidana bagi setiap orang yang terbukti menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi.
Reporter Mahendra
